Ketika ditawarkan oleh pihak sekolah Tetum untuk mengikuti proses pendaftaran dan proses “penjajakan” antara sekolah dan orang tua, saya sempat ragu. Hal ini dikarenakan jadwal penulisan jurnal selama 2 minggu hampir berbarengan dengan jadwal Ujian Akhir Tahun si abang (kelas 4) dan juga kegiatan #bacajakarta2021. Saya juga menanyakan komitmen sang ayah, karena ayah juga sedang ikut kajian Islam dengan beberapa tema yang juga ada jadwal ujiannya. Namun akhirnya kami menyanggupi karena berfikir ini adalah kesempatan dan jika gagal kami tetap memiliki pengalaman berharga dengan menulis jurnal tersebut dan mudah-mudahan masih ada waktu untuk ikut tahun depan. Minggu pertama alhamdulillah proses penulisan berjalan cukup mulus, saya berfokus pada pendampingan abang belajar persiapan ujian sambil berfikir (poin-poin) akan menulis/bercerita tentang apa untuk jurnal hari ini. Ketika malam tiba dan anak-anak sudah tidur, saya bisa langsung menuliskan apa yang saya pikirkan tadi. Setiap pag...